MAKASSAR, LOKANEWS.ID — Pengurus Cabang Indonesia Off-road Federation (Pengcab IOF) Makassar sukses menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) yang berlangsung di Hotel Horison Makassar, Jumat (23/5/2025).
Kegiatan tersebut menjadi forum tertinggi tingkat cabang dalam rangka menetapkan kepengurusan baru sekaligus menyusun arah program kerja strategis IOF Makassar untuk masa bakti 2025–2030.
Muscab yang dinakhodai Ketua Pengcab IOF Makassar sebelumnya, Andi Pahlevi atau yang akrab disapa Pope, berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan antar klub dan komunitas off-road yang tergabung di bawah naungan IOF Makassar.
Dalam proses pemilihan yang dilakukan melalui mekanisme voting oleh klub pemilik hak suara, Irfan Qurniawan resmi terpilih sebagai Ketua Pengcab IOF Makassar periode 2025–2030.
Dalam sambutan perdananya usai terpilih, Irfan Qurniawan yang akrab disapa Qian menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh klub dan komunitas off-road kepada dirinya untuk memimpin IOF Makassar lima tahun ke depan.
“Fokus utama kami ke depan adalah memperkuat soliditas internal antar-klub, meningkatkan kualitas serta regulasi keselamatan atau safety dalam setiap event, dan memastikan IOF Makassar selalu hadir di tengah masyarakat melalui aksi kemanusiaan dan mitigasi bencana,” ujarnya.
Muscab tersebut juga dihadiri langsung jajaran Pengurus Daerah (Pengda) IOF Sulawesi Selatan, tim pemantau, klub aktif, serta perwakilan KORMI. Dalam kesempatan itu, Pengda IOF Sulsel memberikan apresiasi atas dinamika organisasi yang dinilai berjalan sehat dan demokratis di Kota Makassar.
Pengda IOF Sulsel juga berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan inovasi baru dalam pengembangan dunia off-road, termasuk mendorong potensi sport tourism di Sulawesi Selatan serta memperkuat sinergi bersama pemerintah dan aparat keamanan TNI/Polri.
Melalui momentum Muscab ini, IOF Pengcab Makassar menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah positif bagi para pecinta otomotif ekstrem, baik roda empat (4×4), roda dua, radio kontrol, maupun komunitas overland di Kota Makassar dan Sulawesi Selatan.
Comment