Makassar, Lokanews.id – Kinerja Perusahaan Umum Daerah (Perumda) PD Pasar Kota Makassar mencatatkan peningkatan signifikan sepanjang tahun 2025. Setelah beberapa tahun tidak memberikan kontribusi keuntungan kepada Pemerintah Kota Makassar, PD Pasar akhirnya mampu menunjukkan hasil positif dengan menyetorkan dividen dalam jumlah besar.
Pada tahun-tahun sebelumnya, kondisi keuangan PD Pasar sempat mengalami tekanan. Tercatat pada 2023 perusahaan daerah ini mengalami kerugian sebesar Rp680 juta, kemudian mulai bangkit pada 2024 dengan laba sekitar Rp248 juta. Tren positif tersebut berlanjut pada 2025, di mana PD Pasar berhasil menyetorkan dividen sekitar Rp1,3 miliar ke kas daerah.
Anggota Komisi B DPRD Makassar, Basdir, memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai adanya perbaikan kinerja yang cukup nyata, baik dari sisi pengelolaan perusahaan maupun peningkatan pendapatan yang berhasil dicapai dalam waktu relatif singkat.
“Harus diakui memang terjadi peningkatan kinerja Perumda, khususnya PD Pasar. Dari segi pengelolaan hingga pendapatan, kondisinya sudah jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya,” ujar Basdir saat ditemui di Gedung Sementara DPRD Makassar, Jalan Hertasning, Rabu (14/1/2026).
Meski demikian, Basdir menekankan bahwa peningkatan kinerja tersebut perlu diiringi dengan perhatian terhadap kesejahteraan pegawai. Ia menyoroti gaji pegawai Perumda yang dinilainya masih berada di bawah standar Upah Minimum Kota (UMK) maupun Upah Minimum Regional (UMR) yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Makassar bersama DPRD.
Menurut Basdir, DPRD dan Pemerintah Kota selama ini konsisten memperjuangkan penetapan UMK dan UMR bagi pekerja. Oleh karena itu, ia berharap keberhasilan PD Pasar dalam meningkatkan pendapatan dapat menjadi momentum untuk memperbaiki kesejahteraan pegawai, sehingga kemajuan perusahaan daerah benar-benar dirasakan secara menyeluruh.
Comment