MAKASSAR, LOKANEWS.ID — Fenomena aksi tembak-tembakan menggunakan senjata mainan berpeluru plastik dan jeli semakin marak terjadi di Kota Makassar selama bulan suci Ramadan. Aktivitas yang semula dianggap sebagai permainan anak-anak itu kini menimbulkan keresahan karena dinilai mengganggu ketertiban dan berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut. Ia meminta seluruh pihak, mulai dari aparat kepolisian, pemerintah kecamatan, hingga RT/RW dan keluarga, untuk meningkatkan pengawasan serta mengambil langkah tegas di lapangan.
Menurutnya, aksi tersebut kerap dilakukan oleh anak-anak dan remaja usai salat tarawih, bahkan berlangsung di jalan raya sambil berkendara sepeda motor. Kondisi itu dinilai sangat berbahaya karena berisiko mencelakai diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Munafri menekankan bahwa meskipun dikategorikan sebagai mainan, penggunaan senjata yang menimbulkan gangguan ketertiban umum tetap harus ditindak. Pemerintah Kota Makassar telah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk melakukan pengawasan lebih intensif selama Ramadan.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak, khususnya pada malam hari. Dengan keterlibatan semua pihak, diharapkan suasana Ramadan di Makassar tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat beribadah dengan nyaman.
Comment