Takalar, Lokanews.id – Pemerintah bersama mitra strategis kembali menggelar Program fasilitasi Bangga Kencana di Kabupaten Takalar. Kegiatan yang dipusatkan di PUSDAM Muhammadiyah Takalar ini menjadi wadah memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga sehat, berkualitas, dan sejahtera.
Hadir sebagai narasumber, Dr. H. Ashabul Kahfi, M.Ag, menegaskan bahwa keluarga adalah fondasi utama kemajuan bangsa. Ia menyoroti masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)—mulai dari kehamilan hingga anak berusia dua tahun—sebagai periode emas yang menentukan kualitas generasi mendatang.
“Jika kebutuhan gizi pada masa ini tercukupi, kita akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh,” ujarnya. Ia menambahkan, upaya membangun keluarga berkualitas memerlukan keterlibatan semua pihak, bukan hanya tanggung jawab individu.
Ashabul Kahfi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pemerintah, tokoh agama, pendidik, hingga sektor swasta, untuk bersinergi demi memperkuat ketahanan keluarga. Menurutnya, keberhasilan pembangunan manusia tidak bisa berjalan tanpa dukungan kolektif.
Dalam kesempatan itu, Sekretaris Perwakilan BKKBN Sulawesi Selatan, Irmawahyuni Bachtiar, S.Sos, mengumumkan transformasi BKKBN menjadi Kementerian Keluarga Indonesia (KEMENDUGBANGGA). Perubahan ini menandai fokus baru yang lebih menyeluruh, dari sekadar pengendalian penduduk menjadi penguatan pembangunan keluarga berkelanjutan.
Plt. Kepala Dinas Keluarga Berencana Kabupaten Takalar, Marwan, S.E., M.Si, menambahkan bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak dini. Salah satunya dengan menekan angka pernikahan usia muda yang berisiko terhadap kesehatan ibu dan anak serta berkontribusi pada gizi buruk.
Dengan semangat kolaborasi lintas sektor dan kesadaran bersama, Program Bangga Kencana diharapkan dapat menjadi penggerak lahirnya keluarga Indonesia yang kuat, tangguh, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Comment